Pelajaran dari Sesama Guru Pembimbing Roket Air



Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman

 

Salah satu manfaat mengikuti kegiatan di tingkat nasional adalah bisa menambah teman dan relasi dari berbagai penjuru tanah air. Begitu pula ketika saya mendapat kesempatan mengikuti Kompetisi Roket Air Nasional tahun 2025 di Pusat Peragaan IPTEK, kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Saya mendapat teman dan relasi baru dari para guru pembimbing peserta kompetisi roket air. Ada juga bertemu lagi dengan guru pembimbing yang sudah pernah bertemu sebelumnya pada kegiatan sebelumnya.



Ada beberapa hikmah atau pelajaran yang bisa diambil ketika kita bertemu dengan sesama guru pembimbing yang berasal provinsi lain bahkan dari pulau yang berbeda. Pertama adalah rasa puas dan bahagia. Sesama guru pembimbing saling berbagi rasa gembira, karena berhasil mengantarkan anak didiknya lolos mengikuti kegiatan di tingkat nasional. Kami saling tersenyum dan bisa berbagi cerita yang menyenangkan bagaimana perjalanan dari daerah menuju ke ibu kota Jakarta. Ada yang naik pesawat terbang, ada pula yang naik mobil.



Hal kedua yang bisa kita ambil pelajarannya adalah semangat dan daya juang para guru pembimbing yang luar biasa. Mereka rela hadir ke Jakarta, karena semangat yang besar mengantarkan anak didiknya meraih prestasi di tingkat nasional. Dari cerita-cerita yang mereka sampaikan, kita jadi tahu betapa gigih perjuangan mereka hingga berhasil lolos ke tingkat nasional. Rata-rata jawaban mereka adalah persiapan yang panjang dan matang. Latihan-latihan yang intensif merupakan kunci kesuksesan.



Ketiga, adalah jalinan silaturahmi setelah kegiatan selesai. Sesama guru pembimbing bisa bertukar nomer WA, sehingga komunikasi tetap terjalin setelah kami pulang ke daerah masing-masing. Bagi kami, relasi sesama guru pembimbing dari daerah lain adalah hal yang sangat mahal, karena kita bisa saling berbagi dan memotivasi untuk menatap hari-hari selanjutnya di dunia pendidikan. Man jadda wajada!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama