Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman
Bukanlah hal yang mudah bagi
para guru untuk bisa hadir di madrasah pada awal waktu. Meskipun jam kerja
dimulai pada pukul 07.00 pagi, para guru harus tiba di madrasah paling tidak 15
menit sebelumnya. Hal ini karena para guru memerlukan waktu yang cukup untuk
mempersiapkan buku dan media pembelajaran sebelum masuk ke kelas pada pukul
07.00.
Jarak dari rumah dan
madrasah para guru relatif beragam. Ada yang rumahnya dekat di bawah 5 km, ada
yang di antara 5-10 km, ada yang di antara 10-15 km, bahkan tidak sedikit yang
jaraknya lebih dari 15 km. Waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan
berangkat dari rumah ke madrasah juga relatif beragam, sesuai dengan jarak
masing-masing. Bila dirata-rata, para guru membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Dengan demikian, agar bisa hadir pada awal waktu, para guru sudah harus
berangkat dari rumah pada pukul 06.15.
Waktu setelah ibadah shalat
Shubuh sekitar pukul 04.30 hingga berangkat ke madrasah pada pukul 06.15
menjadi waktu yang sangat penting dan harus dikelola secara efektif. Pada waktu
itulah, persiapan untuk berangkat ke madrasah dilakukan. Di antaranya adalah
mandi, berpakaian, sarapan pagi dan menyiapkan kendaraan. Di luar itu, para
guru masih memiliki kewajiban di keluarga, seperti mengurusi persiapan
berangkat ke sekolah bagi anak-anaknya dari mandi, sarapan, bekal minum dan
makan hingga mengantar mereka ke sekolah.
Itulah gambaran singkat lika-liku dan
perjuangan para guru untuk bisa hadir pada awal waktu di madrasah. Sebuah
kegiatan rutin yang menuntut kecepatan dan efisiensi agar tujuan bisa tercapai
setiap harinya. Bagaimana bila terlambat hadir? Akan ada banyak dampak yang
merugikan berbagai fihak. Selamat berjuang setiap pagi untuk para guru. Man
jadda wajada!
Posting Komentar