Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman
Sebuah pengalaman baru bagi
saya bisa menginap kota Jakarta, khususnya di Padepokan Pencak Silat Jakarta.
Lokasinya yang dekat dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan dekat pula
dengan Masjid Agung At-Tin Jakarta menjadikan penginapan tersebut sangat
strategis. Saya dan rombongan kontingen DIY peserta Kompetisi Roket Air
Nasional 2025 tiba di penginapan tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.
Setelah turun dari bus dan
menurunkan barang-barang, kami mulai masuk ke kamar sesuai dengan lokasi
masing-masing. Saya berada di satu kamar yang bisa diisi oleh empat orang guru
pendamping. Kami menata ruangan yang ada. Barang-barang perlengkapan kami
letakkan di almari dan rak yang tersedia. Kegiatan shalat maghrib dan isya’
saya lakukan berjama’ah dengan sesama pendamping di kamar.
Karena sudah lelah sepanjang
hari perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, pada waktu malam tidak banyak
aktifitas yang saya lakukan. Alhamdulillah malam itu kami bisa tidur dengan
nyenyak dan bisa bangun lebih awal sebelum adzan Shubuh. Setelah bersih diri,
saya mencoba keluar dari penginapan untuk menuju ke Masjid Agung At-Tin yang
berada di depan penginapan.
Suasana masih sepi ketika
saya memasuki masjid tersebut. Sebuah masjid yang megah dengan halaman yang
cukup luas. Saya merasa beruntung bisa memasuki masjid ini. Seusai mengambil
air wudhu, saya masuk ke dalam masjid dan duduk menunggu adzan Shubuh
berkumandang. Akhirnya muadzin pun tiba dan terdengarlah adzan yang lantang
dari masjid ini. Senang rasanya saya dan beberapa teman pendamping bisa
mengikuti jama’ah shalat Shubuh di Masjid Agung At-Tin.
Setelah itu, kami kembali ke
penginapan. Kami mulai berkemas karena pada pukul 06.00 pagi sudah ada jadwal
sarapan. Kami makan pagi bersama di ruang makan. Selanjutnya kami mengemas
semua barang dan membawanye ke bus Taman Pintar yang sudah siap di dekat
penginapan. Sekitar pukul 07.00 WIB kami pun meninggalkan lokasi penginapan dan
menuju ke lokasi lomba di TMII. Sebuah hari yang bersejarah telah menanti kami.
Man jadda wajada!
Posting Komentar