Cakap Membaca Al-Qur’an Sebelum Lulus MTs

 

Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman

 

Membaca Al-Quran merupakan salah satu kecakapan atau kompetensi yang mesti dimiliki oleh setiap muslim. Para pelajar di madrasah mesti mendapatkan bimbingan membaca Al-Qur’an yang memadai sehingga mampu meraih kompetensi tersebut. Di lapangan, masih banyak murid di jenjang madrasah tsanawiyah yang belum bisa membaca Al-Quran dengan baik. Hal ini disebabkan ketika mereka belajar di jenjang sekolah dasar, mereka belum tuntas dalam belajar membaca Al-Qur’an.



Kondisi tersebut membuat madrasah harus mencari cara, agar para murid yang belum bisa membaca Al-Qur’an, bisa mencapainya saat belajar di jenjang madrasah tsanawiyah. Solusinya berupa program nyata bimbingan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan dalam jam pembelajaran, dengan mengambil waktu menyesuaikan dengan kurikulum madrasah. Kegiatan ini bisa dilaksanakan pagi hari sebelum kegiatan pembelaran reguler atau di siang hari setelah kegiatan pembelajaran reguler berakhir.



Saat ini sudah banyak madrasah tsanawiyah yang menyelenggarakan program bimbingan membaca Al-Qur’an untuk para muridnya. Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, dengan dukungan yang kuat dari para orang tua. Mengingat untuk penyelenggaraan program khusus seperti ini, membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan memerlukan dukungan dari orang tua.



Di samping itu, ketersediaan guru pembimbing juga sangat menentukan keberlangsungan dan keberlanjutan dari kegiatan ini. Madrasah harus memiliki kemampuan untuk menyediakan para guru pembimbing membaca Al-Quran yang memadai. Mendapatkan guru pembimbing Al-Qur’an yang cakap bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, madrasah perlu bersungguh-sungguh agar mampu mendapatkan guru pembimbing yang berkompeten.



Program khusus membaca Al-Qur’an ini harus dikawal agar hasilnya memadai. Dengan waktu yang tersedia, mampukah para murid yang belum bisa membaca Al-Qur’an bisa sukses dan mampu membaca Al-Qur’an? Kesungguhan dari pengelola, para guru pembimbing dan motivasi yang kuat dari para murid menjadi kuncinya. Man jadda wajada!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama