Oleh : Teddy
Hermansyah, S.Pd
(Wakil
Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 7 Majalengka, Sekretaris MGMP PP MTs Kab.
Majalengka, Pengurus MGMP PP MTs Jawa Barat dan Anggota Bidang Penulisan
Artikel Populer Agerlip PGM Indonesia)
Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan
kualitas kesehatan masyarakat usia sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten
Majalengka bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Jatitujuh dan MTsN 7
Majalengka menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh
warga madrasah bertepatan dengan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA).
Kegiatan yang melibatkan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan ini
merupakan implementasi nyata sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan
dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, produktif, dan
berkelanjutan.
Pelaksanaan
Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk
meningkatkan derajat kesehatan warga madrasah. Kesehatan merupakan faktor
fundamental yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Peserta didik yang sehat
memiliki kemampuan berkonsentrasi, daya serap, dan produktivitas belajar yang
lebih baik, sedangkan guru dan tenaga kependidikan yang memiliki kondisi fisik
yang prima akan mampu melaksanakan tugas pendidikan secara optimal. Oleh karena
itu, pembangunan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya
peningkatan kualitas kesehatan seluruh warga satuan pendidikan.
Kegiatan
ini diikuti oleh 357 peserta, terdiri atas 325 peserta didik serta 32 guru dan
tenaga kependidikan. Tingginya partisipasi warga madrasah menunjukkan adanya
kesadaran yang semakin baik mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara
berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup. Pemeriksaan dilakukan
oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Jatitujuh dengan dukungan Dinas
Kesehatan Kabupaten Majalengka sesuai dengan standar pelayanan kesehatan dasar.
Adapun
jenis pemeriksaan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan
berat badan, pemeriksaan kesehatan umum, serta konsultasi kesehatan. Selain
pemeriksaan fisik, peserta juga memperoleh edukasi mengenai penerapan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang,
menjaga kebersihan lingkungan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta
menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit menular
maupun penyakit tidak menular.
Bagi
murid, manfaat Cek Kesehatan Gratis tidak hanya terbatas pada mengetahui
kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga membentuk kesadaran sejak dini mengenai
pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang. Edukasi yang
diberikan selama kegiatan diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat,
seperti mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, mencuci tangan
dengan benar, berolahraga secara teratur, serta mengurangi perilaku yang
berisiko terhadap kesehatan. Pembiasaan tersebut akan memberikan dampak positif
terhadap tumbuh kembang peserta didik sekaligus meningkatkan kesiapan mereka
dalam mengikuti proses pembelajaran.
Bagi
guru dan tenaga kependidikan, pemeriksaan kesehatan berkala memiliki manfaat
dalam menjaga kebugaran dan produktivitas kerja. Kondisi kesehatan yang
terpantau dengan baik memungkinkan guru menjalankan tugas pembelajaran secara
lebih efektif, sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang dapat
menghambat pelaksanaan tugas profesional. Selain itu, guru juga memiliki peran
strategis sebagai teladan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan
madrasah sehingga pesan-pesan kesehatan yang diberikan kepada peserta didik
dapat diterapkan secara nyata.
Kegiatan
ini juga menghasilkan data kesehatan warga madrasah yang dapat dimanfaatkan
sebagai dasar penyusunan program pembinaan kesehatan pada masa mendatang. Data
tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan peserta didik maupun
tenaga pendidik sehingga pihak madrasah bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas
dapat merancang program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian,
setiap kebijakan yang berkaitan dengan kesehatan madrasah dapat disusun berdasarkan
data dan kebutuhan riil di lapangan.
Pihak
MTsN 7 Majalengka melalui Kepala Madrasah, Dedi Priatna, S.Pd.,M.Si menyampaikan
apresiasi yang tinggi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dan Puskesmas
Kecamatan Jatitujuh atas dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan
ini. Kehadiran tenaga kesehatan di lingkungan madrasah memberikan manfaat
nyata, tidak hanya dalam bentuk layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga
melalui edukasi yang mampu meningkatkan literasi kesehatan warga madrasah.
Ke
depan, kegiatan Cek Kesehatan Gratis diharapkan dapat dilaksanakan secara
berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan kesehatan di lingkungan
pendidikan. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, fasilitas
pelayanan kesehatan, dan satuan pendidikan, upaya peningkatan derajat kesehatan
masyarakat usia sekolah akan semakin optimal. Pada akhirnya, kesehatan yang
baik akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan proses pendidikan yang
berkualitas, menghasilkan peserta didik yang sehat, cerdas, berkarakter, dan
memiliki daya saing tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di
Kabupaten Majalengka.
إرسال تعليق