Oleh: Adib Nur Aziz, guru MTsN 7 Sleman
Syukur alhamdulillaah, saya
mendapat kesempatan yang luar biasa, belajar bersama anak-anak hebat di MTsN 6
Sleman. Saya mendapat amanah dari MTsN 6 Sleman untuk mengisi acara Seminar Roket Air yang diperuntukkan
bagi seluruh murid kelas 7 dan 8, dengan tujuan yang sangat mulia yaitu meningkatkan
minat dan kreativitas peserta didik dalam bidang sains dan teknologi. Seminar
ini diadakan pada hari Rabu pagi, tanggal 17 Juni 2026 dan bertempat di masjid
MTsN 6 Sleman.
Kegiatan seminar tersebut dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang
Kesiswaan, Bapak Nur Huda Kurniawan, S.Pd. Beliau berharap melalui seminar ini, para murid bisa mengembangkan
kemampuan berpikir kritis, inovatif, serta menumbuhkan semangat berprestasi
melalui pembelajaran sains yang menyenangkan.
Selanjutnya, saya dipersilahkan untuk menyampaikan materi seputar roket
air. Di bagian awal, saya memaparkan betapa pentingnya anak-anak mengenal roket
air. Anak-anak saya ceritakan sebuah
pengalaman yang sangat berkesan melalui video dokumentasi kompetisi
roket air yang diikuti oleh anak-anak anggota tim roket air MTsN 7 Sleman,
mulai dari tingkat regional DIY-Jawa Tengah, tingkat nasional di Taman Mini
Indonesia Indah (TMII) Jakarta hingga tingkat ASEAN. Mereka tampak antusias
menyaksikan video-vide tersebut dan memberi applaus seusai video diputar.
Di sela-sela seminar, pemaparan materi saya jeda dengan tanya jawab.
Anak-anak saya beri kesempatan untuk bertanya seputar roket air. Alhamdulillah,
ada empat murid yang bertanya dan semuanya semakin memperjelas pemaparan yang
saya sampaikan. Saya sangat terbantu dengan pertanyaan dari anak-anak tersebut.
Tidak lupa, saya membawa alat peraga berupa contoh roket air. Saya mempraktekkan
bagaimana cara membuat roket air.
Tidak terasa waktu 60 menit berjalan dengan cepat. Di bagian akhir
pemaparan, saya kembali memutar video, tentang refleksi dari perjalanan tim
roket air MTsN 7 Sleman sejak pembentukan hingga capaian prestasi di tingkat
ASEAN. Roket air bukanlah sekedar permainan dan lomba, melainkan sebuah sarana
bagi seorang anak manusia untuk menemukan jatidiri dan karakter terbaiknya. Man
jadda wajada!
إرسال تعليق