Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman
Kebersihan adalah satu satu
karakter baik yang perlu ditanamkan kepada para murid di madrasah. Siapapun
akan menyukai kebersihan. Ruang kelas akan menjadi nyaman bila tercipta
kebersihan di dalamnya. Kenyataan di lapangan tidak semudah yang dibayangkan.
Kebersihan adalah barang mahal yang mesti diupayakan dengan sungguh-sungguh.
Oleh karena itu, spirit datang bersih pulang bersih adalah salah satu cara agar
para murid memahami arti penting kebersihan.
Contoh yang paling mudah
adalah ketika guru masuk ke kelas untuk mengajar. Kondisi papan tulis semula
dalam keadaan bersih. Selanjutnya papan tulis tersebut digunakan sebagai media
pembelajaran hingga banyak tulisan terdapat di papan tulis. Ketika pembelajaran
telah selesai, maka sebelum meninggalkan ruang kelas, hendaknya guru tersebut
memastikan bahwa kondisi papan tulis yang penuh dengan tulisan harus kembali
bersih. Jangan sampai guru meninggalkan kondisi papan tulis yang penuh dengan
tulisan. Datang bersih pulang bersih adalah rumus dari perilaku di atas.
Contoh yang lain adalah laci
meja murid. Pada pagi hari kondisi laci meja bersih. Selanjutnya selama satu
hari pembelajaran, laci meja kemungkinan menjadi kotor karena digunakan untuk
menyimpan bungkus-bungkus makanan atau snack. Oleh karena itu, guru yang
mengajar jam terakhir mesti mengingatkan kepada para murid untuk mengecek laci
meja masing-masing. Bila terdapat sampah di laci meja, maka murid tersebut
harus mengambilnya dan membuang di bak sampah. Dengan demikian posisi laci meja
kembali menjadi bersih.
Satu lagi contoh yang bisa
diterapkan adalah ketika seorang guru mengikuti rapat dan diberi snack. Maka
ketika rapat sudah selesai, berbagai bungkus snack sebaiknya diambil dan
dibuang di bak sampah. Jangan sampai kita meninggalkan ruangan rapat tetapi
masih ada sampah di atas meja. Datang bersih pulang besih adalah suatu nilai
hidup yang sangat baik dan mestinya kita jalankan dengan sungguh-sungguh. Man
jadda wajada!
Posting Komentar