Oleh: Adib Nur Aziz, Guru MTsN 7 Sleman
Lomba untuk para murid beragam bentuknya.
Ada yang diselenggarakan secara online, ada pula yang secara offline di lokasi
yang ditentukan. Ada yang diselenggarakan oleh pemerintah, ada yang
diselenggarakan oleh instansi/lembaga, ada pula yang diselenggarakan oleh fihak
swasta. Ada yang gratis, ada pula yang perlu biaya pendaftaran. Beragam bentuk
lomba itu mempengaruhi sikap madrasah, apakah madrasah akan turut ambil bagian
dalam lomba tersebut, ataukah tidak ikut berpartisipasi.
Hal di atas adalah hal yang wajar sebab
madrasah perlu mempertimbangkan beberapa aspek, di antaranya adalah besarnya
biaya pendaftaran lomba. Madrasah memiliki keterbatasan dana yang dimiliki
untuk mencukupi semua kebutuhan yang diajukan oleh warga madrasah. Oleh karena
itu, perlu adanya sharing atau diskusi, lomba-lomba mana saja yang prioritas
untuk diikuti, dan lomba-lomba apa saja yang tidak perlu diikuti.
Bagaimana bila ada lomba yang sebenarnya
bagus untuk diikuti oleh para murid, namun perlu biaya pendaftaran dan biaya
penunjang lainnya. Sementara dari madrasah belum bisa mensupport karena dana
yang terbatas. Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah
dengan biaya mandiri dari setiap murid. Biaya mandiri dari setiap murid ini
perlu dikomunikasikan dengan baik kepada para murid dan para orang tua murid
masing-masing.
Pembina dari peserta lomba perlu
menjelaskan secara lengkap, biaya apa saja yang diperlukan untuk mengikuti
sebuah event lomba. Dengan demikian, para orang tua murid akan memiliki
pemahaman yang utuh dan bisa mempertimbangkan untuk turut serta mendukung anaknya
yang akan mengikuti lomba. Apabila lomba yang akan diikuti memang penting dan
sangat bermanfaat bagi para murid, insyaa-Allaah para orang tua akan dengan
senang hati membantu biaya dari kegiatan lomba tersebut. Man jadda wajada!
إرسال تعليق