Murid MA Madania Bantul Sukses Emban Tugas Paskibra Banguntapan



Bantul (MA Madania Bantul) - Empat murid MA Madania Bantul mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kapanewon Banguntapan dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-8. Pelaksanaan pada hari Senin, (17/08/26), bertempat di Lapangan Potorono, Banguntapan, Bantul. 


Keempat murid tersebut adalah Abdul Radit, Dewanti, Aura Maulidiya Hanum, dan Renita Dwi Anggraeni. Mereka menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab sebagai pengibar Sang Merah Putih di tingkat Kapanewon Banguntapan.


Bagi keempatnya, tugas tersebut bukan sekadar seremoni. Menjadi Paskibra merupakan pengalaman pembentukan karakter yang mengajarkan kedisiplinan, ketangguhan, kekompakan, keberanian, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap tanah air.


Usai pelaksanaan upacara, keempat murid MA Madania Bantul berkesempatan mengabadikan momen bersama Panewu Kapanewon Banguntapan, I Nyoman Gunarsa. Foto bersama tersebut menjadi kenangan sekaligus bentuk apresiasi atas keterlibatan generasi muda madrasah dalam kegiatan kenegaraan di wilayah Banguntapan.


Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Annada Radit, Dewanti, Aura, dan Renita.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi Ananda yang telah mendapatkan kepercayaan menjadi bagian dari Paskibra Kapanewon Banguntapan. Ini bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan mengibarkan bendera, tetapi tentang belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, dan memberikan kontribusi untuk bangsa, ujar Anis.”


Menurutnya, pengalaman tersebut merupakan bagian penting dari proses pendidikan di madrasah.


“Kami ingin murid MA Madania Bantul tidak hanya unggul dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga memiliki karakter, keberanian, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Ketika mereka mampu berdiri tegak mengibarkan Merah Putih, sesungguhnya mereka sedang belajar menjadi generasi yang siap memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” tambah Anis.”


Keikutsertaan murid dalam Paskibra menjadi salah satu bentuk nyata pendidikan karakter di MA Madania Bantul. Pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir melalui pengalaman langsung yang memberikan ruang bagi murid untuk belajar, berlatih, berkontribusi, dan menunjukkan potensi terbaiknya.


Nilai-nilai yang tumbuh melalui Paskibra juga sejalan dengan penguatan profil lulusan madrasah, khususnya kewargaan, kolaborasi, kemandirian, komunikasi, dan karakter.


Bagi MA Madania Bantul, prestasi dan pengalaman murid bukan hanya tentang mendapatkan penghargaan, tetapi tentang bagaimana setiap kesempatan dapat menjadi bekal masa depan. Hadir membersamai dalam upacara tersebut Ka Tu Ahmad Ahsan, Waka kesiswaan Arum Rindra Dewi, Lailikun Afifah, Waka Kurikulum Muh Tholib Najamudin, Waka Humas Mardiansyah, Mirza Muhammad Ilham dan 1 Peleton murid MA Madania Bantul. (Humas Madania).

Post a Comment

أحدث أقدم