SKPI Digital Warnai Raker KKMA Bantul, Dorong Penguatan Profil Lulusan Madrasah



Bantul (MA Madania Bantul) - Rapat Kerja (Raker) Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Bantul Tahun 2026 tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga menjadi ruang berbagi inovasi dan praktik baik antar madrasah. Salah satu agenda yang menarik perhatian peserta adalah sosialisasi dan praktik baik SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) Digital yang disampaikan oleh Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha. Kegiatan dilaksanakan di RM Pondok Rejeki Jl. Imogiri Timur pada hari Selasa, (09/06/26).


Kegiatan yang diikuti kepala madrasah aliyah se-Kabupaten Bantul tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan inovasi yang dikembangkan sebagai upaya menghadirkan sistem profil lulusan yang lebih holistik, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based). Dalam paparannya, Anis Fatiha menjelaskan bahwa SKPI Digital lahir dari kebutuhan nyata peserta didik yang memiliki banyak potensi dan kontribusi positif, namun belum seluruhnya tercermin dalam dokumen akademik konvensional.


“Madrasah memiliki banyak murid dengan karakter kuat, aktif berorganisasi, berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta memiliki berbagai keterampilan. Semua proses tersebut perlu didokumentasikan dan mendapatkan pengakuan yang layak sebagai bagian dari perjalanan pendidikan mereka, apalagi bagi murid yang juga santri dan tinggal di pondok pesantren” jelas Anis.


Melalui sesi praktik baik, peserta diajak mengenal konsep SKPI Digital mulai dari latar belakang pengembangan, alur pengelolaan data, proses validasi berbasis bukti, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam menyusun profil lulusan secara komprehensif. Sistem ini tidak hanya menjadi pelengkap ijazah, tetapi juga berfungsi sebagai portofolio kompetensi yang menggambarkan kemampuan dan karakter peserta didik secara lebih utuh.


Penyampaian praktik baik SKPI Digital dalam forum Raker KKMA menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan dapat tumbuh dari kebutuhan riil madrasah dan berkembang melalui semangat kolaborasi. Forum ini sekaligus membuka peluang sinergi antar madrasah dalam mengembangkan sistem pengelolaan profil lulusan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.


Bagi MA Madania Bantul, keikutsertaan dalam Raker KKMA bukan sekadar memperkenalkan sebuah aplikasi, tetapi berbagi gagasan tentang pendidikan yang lebih manusiawi dan berkeadilan. Inovasi SKPI Digital diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam membangun budaya dokumentasi, penguatan portofolio murid, dan peningkatan mutu layanan pendidikan.


“Inovasi terbaik bukanlah yang disimpan sendiri, melainkan yang dibagikan agar semakin banyak madrasah dan peserta didik merasakan manfaatnya.”


Melalui semangat kolaborasi yang terbangun dalam Raker KKMA Kabupaten Bantul, SKPI Digital diharapkan menjadi salah satu praktik baik yang turut mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi murid secara menyeluruh. (Anf).

Post a Comment

أحدث أقدم